1_twitter

Jelang tutup buku Q1 2017, Twitter mengatakan kepada BuzzFeed News bahwa pihaknya berencana untuk melakukan streaming video langsung tanpa henti ke seluruh platformnya, sehingga memudahkan orang untuk menyesuaikan dengan topik menarik yang lagi orang bicarakan.

Belum ada jadwal kapan tepatnya layanan video nonstop ini akan hadir. COO dan CFO Twitter, Anthony Noto mengatakan kepada BuzzFeed News:

“Kami akan memiliki konten 24/7 (video) di Twitter. Tujuan kami adalah menjadi tempat yang dapat diandalkan sehingga ketika Anda ingin melihat apa yang lagi hits, Anda berpikir untuk menggunakan Twitter.”

Ini merupakan langkah menarik namun bukan sesuatu yang mengejutkan. Twitter memulai debut streamingnya dengan menayangkan pertandingan NFL pada bulan September yang lalu dan berhasil mengumpulkan 3,5 juta pemirsa. Namun, ia kehilangan kesempatan untuk melakukan streaming game selama musim 2017-18 karena hak siar jatuh ke Amazon.

Gagasan di balik layanan video 24/7 atau nonstop ini bahwa hal itu akan memberi kesempatan lebih banyak kepada Twitter untuk menjual iklan video berdurasi 15 sampai 30 detik yang tak dapat diabaikan. Itu akan membantu perusahaan memonetisasi platformnya dengan lebih efektif setelah proyek ini diluncurkan, dan juga memanfaatkan infrastruktur teknologi dengan baik sehingga terbukti dapat mendukung audiens yang besar untuk konten streaming.

Untuk itu, Twitter sedang mempertimbangkan untuk menyediakan lebih banyak konten olahraga, termasuk liputan UFC dan ulasan olahraga seperti The Rally.

Perlu dicatat bahwa rencana video 24/7 Twitter saat ini tampaknya hanya berfokus pada konten berbasis di AS; Menarik untuk dinantikan apakah program akan dikembangkan untuk mengakomodasi pengguna dari negara lain di mana layanan tersebut memiliki jumlah pengguna yang besar, termasuk Inggris, Kanada, Australia, Brasil, dan Jerman atau mungkin Indonesia. Kita tunggu saja!