Setelah gencar membereskan permasalahan TKDN, Xiaomi Indonesia mulai merilis smartphones terbarunya secara resmi ke Indonesia. Kemarin (10/2/17), Xiaomi Indonesia mengadakan acara rilis Redmi 4A, bertagarkan #KamiBuatanIndonesia. Redmi 4A merupakan Redmi dengan varian harga paling murah dibandingkan yang lain. Smartphone ini dibanderol dengan harga 1.499.000, dan sudah dapat dibeli di Erafone di seluruh Indonesia. Redmi 4A rilis dengan 2 varian warna, Rose Gold dan juga Gold.

Pada awal bulan Februari 2017 lalu, beberapa hari sebelum rilis Redmi 4A, Xiaomi Indonesia juga merilis Redmi 3S dengan varian RAM 3GB/ROM 32GB. Bisa dibilang berarti ini versi yang Pro/Prime. Untuk Redmi 3S, tersedia 2 varian warna yaitu Gray dan Gold. Redmi 3S dibanderol dengan harga 1.899.000, yang dijual melalui seluruh gerai Erafone.

Ada perbedaan yang tampak dari rilis resmi Redmi 3S & Redmi 4A jika dibandingkan dengan rilis resmi Redmi Note 3. Perbedaan ini dari sisi harga, jika dibandingkan dengan barang distributor. Pada saat Redmi Note 3 diluncurkan secara resmi oleh Xiaomi Indonesia, varian RAM 2GB/ROM 16GB dibanderol dengan harga awal pada Agustus 2016 sekitar 2.599.000, dan turun terus hingga mencapai angka 2.099.000 pada sekitar Desember 2016. Padahal pada Agustus 2016, harga Redmi Note 3 Snapdragon versi distributor RAM 2GB/ROM 16GB hanya sekitar 1.900.000 dan turun terus hingga 1.650.000 pada Desember 2016. Sehingga perbedaannya cukup jauh antara harga resmi dan juga harga distributor. Hal ini berbeda pada Redmi 3S dan juga Redmi 4A. Harga resmi dan harga distributor hanya terpaut sekitar 150-200rb. Ini merupakan langkah yang baik dari Xiaomi Indonesia untuk mendorong masyarakat membeli barang resmi.

Nah, dengan makin banyaknya smartphone Xiaomi yang dirilis secara resmi, kamu bakalan mempertimbangkan beli yang garansi resmi atau tetap beli barang distributor, nih? Kasih komentar di bawah ya!